Buku ajar Rekayasa Material Infrastruktur Berkelanjutan membahas pengembangan dan pemilihan material untuk jalan, jembatan, bangunan, drainase, dan geoteknik dengan fokus pada penurunan dampak lingkungan tanpa mengurangi mutu, keselamatan, dan durabilitas. Landasan utamanya adalah life-cycle thinking agar keputusan material tidak hanya berbasis harga awal, tetapi juga kinerja jangka panjang.
Pembahasan mencakup metode dan alat pengambilan keputusan berbasis bukti seperti LCA–EPD (untuk jejak lingkungan) dan LCC (untuk biaya siklus hidup), lalu diterapkan pada strategi material rendah emisi dan sirkular: pengurangan klinker (mis. SCM/LC3), alternatif pengikat, pemanfaatan residu/daur ulang (mis. RAP/WMA dan agregat daur ulang), serta pengendalian risiko melalui spesifikasi berbasis kinerja.
Pada bagian aplikasi, buku ini menekankan integrasi pengadaan hijau, QA/QC, dan monitoring data (hingga IoT/AI bila relevan) untuk memastikan klaim “berkelanjutan” benar-benar terukur dan dapat diverifikasi. Target pembaca adalah mahasiswa dan praktisi, dengan luaran kemampuan menyusun alternatif material, mengevaluasi trade-off kinerja–biaya–lingkungan, serta menyiapkan dokumen pendukung proyek infrastruktur berkelanjutan.
Diterbitkan: 2026-03-22