Embedding Critical Literacy within Higher Education EFL Reading Courses: A Narrative Inquiry of an Indonesian Lecturer’s Practice
Vol 1 No 3 (2026)

Studi ini mengeksplorasi praktik pengintegrasian critical literacy dalam mata kuliah membaca Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL) di pendidikan tinggi Indonesia. Dengan menekankan kemampuan mahasiswa untuk menganalisis, mengevaluasi, dan merefleksikan teks secara kritis, penelitian ini memandang critical literacy sebagai pendekatan pedagogis yang relevan dalam membangun kesadaran sosial, budaya, dan ideologis melalui pembelajaran membaca.


Menggunakan pendekatan narrative inquiry, penelitian ini mendokumentasikan pengalaman dan praktik seorang dosen EFL dalam merancang dan mengimplementasikan pembelajaran membaca berbasis critical literacy. Temuan penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi konseptual dan praktis bagi pengembangan pedagogi EFL di pendidikan tinggi, khususnya dalam memperkuat peran dosen dalam membina pembaca kritis dan reflektif.

KOMUNIKASI REKAYASA DALAM KONSTRUKSI
Vol 1 No 3 (2026)

Komunikasi rekayasa dalam konstruksi merupakan proses penyampaian dan pertukaran informasi teknis secara sistematis melalui berbagai media, seperti gambar teknik, spesifikasi teknis, laporan, dan dokumen kontrak. Proses ini berperan penting dalam menerjemahkan gagasan perencanaan menjadi pekerjaan fisik di lapangan, sekaligus menjadi dasar koordinasi antar disiplin, pengendalian mutu, serta pengambilan keputusan teknis selama pelaksanaan proyek.


Komunikasi rekayasa yang efektif menuntut kejelasan, ketepatan, dan keseragaman informasi agar dapat dipahami secara sama oleh seluruh pemangku kepentingan proyek. Ketidaktepatan atau ketidaksinkronan komunikasi dapat menimbulkan kesalahan pekerjaan, keterlambatan, dan pemborosan sumber daya. Oleh karena itu, penerapan komunikasi rekayasa yang terstruktur dan terstandar menjadi faktor kunci dalam meningkatkan efisiensi, mutu, dan keselamatan dalam proyek konstruksi.

KESANTUNAN BERBAHASA DALAM PROSES BELAJAR-MENGAJAR BAHASA INDONESIA
Vol 1 No 3 (2026)

Kesantunan berbahasa dalam proses belajar-mengajar Bahasa Indonesia merupakan aspek fundamental yang menopang efektivitas komunikasi edukatif antara pendidik dan peserta didik. Penggunaan bahasa yang santun mencerminkan penghormatan, etika, dan sikap saling menghargai, sekaligus menjadi sarana pembentukan karakter dan budaya akademik yang sehat. Dalam konteks pembelajaran, kesantunan berbahasa tidak hanya berkaitan dengan pilihan kata, tetapi juga mencakup intonasi, struktur tuturan, serta kesesuaian bahasa dengan situasi dan relasi sosial di kelas.


Melalui pembelajaran Bahasa Indonesia, kesantunan berbahasa diajarkan dan dipraktikkan secara sistematis sebagai bagian dari kompetensi berbahasa yang utuh. Guru berperan sebagai teladan dalam penggunaan bahasa yang baik dan benar, sementara peserta didik dilatih untuk berkomunikasi secara efektif, sopan, dan bertanggung jawab. Dengan demikian, kesantunan berbahasa dalam proses belajar-mengajar tidak hanya meningkatkan kualitas interaksi pembelajaran, tetapi juga berkontribusi pada pembentukan sikap berbahasa yang beretika dalam kehidupan sosial yang lebih luas.

ESP Needs-Analysis-Based Syllabus for Islamic Banking Study Program: Key Principles and Model
Vol 1 No 3 (2026)

This article presents an ESP (English for Specific Purposes) syllabus model for an Islamic Banking Study Program grounded in systematic needs analysis. It argues that syllabus design should start from clearly mapped communicative demands of students’ future academic and professional tasks—such as reading Sharia-compliant financial documents, drafting reports, delivering presentations, and handling client-facing interactions—so that learning outcomes align with real workplace discourse and program outcomes.


The proposed model integrates OBE principles by translating needs-analysis findings into measurable learning outcomes, targeted language functions, and authentic task sequences. Core design principles include domain relevance (Islamic finance terminology and genres), skills integration (reading–writing–speaking–listening in workplace scenarios), scaffolding from general to specialized competence, and performance-based assessment through projects and simulations that mirror industry practices.

Inovasi Material Konstruksi Berwawasan Lingkungan
Vol 1 No 3 (2026)

Buku ini membahas perkembangan dan penerapan material konstruksi yang dirancang untuk menekan dampak lingkungan tanpa mengorbankan kinerja struktural, durabilitas, dan aspek keselamatan. Fokus utama diarahkan pada strategi pengurangan jejak karbon dan efisiensi sumber daya melalui pemilihan bahan, rekayasa campuran, proses produksi, hingga pengelolaan siklus hidup material pada proyek bangunan dan infrastruktur.


Materi mencakup konsep dasar material ramah lingkungan, pengenalan material rendah emisi (misalnya semen/binder alternatif, beton hijau, serta campuran berbasis bahan tambah), pemanfaatan limbah industri dan domestik sebagai material substitusi, serta inovasi material daur ulang untuk perkerasan jalan dan elemen bangunan. Buku ini juga mengulas teknologi material modern seperti geopolimerself-healing materialsmaterial berbasis serat alamikomposit, serta solusi pelindung untuk meningkatkan ketahanan terhadap korosi, cuaca ekstrem, dan degradasi kimia.


Selain aspek teknis, buku ini menekankan evaluasi keberlanjutan melalui Life Cycle Assessment (LCA), standar dan kriteria green building, uji mutu serta kontrol kualitas, analisis biaya-siklus hidup, dan pertimbangan implementasi di lapangan. Ditujukan bagi mahasiswa teknik sipil/arsitektur, peneliti, kontraktor, konsultan, dan pemangku kebijakan, buku ini menjadi rujukan aplikatif untuk memilih dan merancang material konstruksi yang lebih hijau, efisien, dan siap menghadapi tuntutan pembangunan berkelanjutan.

Smart Sustainable Hydrology : Teknologi Digital, Pemodelan, GIS, dan Rekayasa Air untuk Infrastruktur Tangguh Iklim
Vol 1 No 3 (2026)

Buku ini membahas pendekatan hidrologi modern berbasis teknologi cerdas untuk mendukung pembangunan infrastruktur air yang berkelanjutan dan tangguh terhadap perubahan iklim. Materi mencakup pemanfaatan sensor dan Internet of Things (IoT), analitik data dan kecerdasan buatan, pemodelan hidrologi–hidraulika, serta integrasi GIS dan penginderaan jauh untuk pemetaan risiko banjir, kekeringan, dan degradasi DAS. Selain konsep dan metodologi, buku ini menekankan praktik rekayasa air yang adaptif—mulai dari perencanaan, operasi, hingga evaluasi kinerja sistem—dengan studi kasus dan alur kerja (workflow) yang dapat diterapkan pada skala perkotaan maupun wilayah sungai. Ditujukan bagi mahasiswa, peneliti, dan praktisi, buku ini menjadi panduan komprehensif untuk merancang keputusan berbasis data dalam pengelolaan sumber daya air dan ketahanan iklim.

Mekanika Bahan untuk Konstruksi Berkelanjutan
Vol 1 No 3 (2026)

Mekanika Bahan untuk Konstruksi Berkelanjutan adalah buku ajar yang membahas prinsip dasar perilaku material terhadap beban, mulai dari konsep tegangan–regangan, sifat elastis dan plastis, hingga analisis kekuatan dan kekakuan elemen struktur. Pembahasan diarahkan pada kebutuhan konstruksi modern yang ramah lingkungan melalui pemilihan material, efisiensi desain, serta pendekatan inovatif untuk meningkatkan keamanan, keandalan, dan umur layanan infrastruktur. Buku ini ditujukan bagi mahasiswa dan praktisi teknik sipil sebagai pegangan ringkas dan aplikatif dalam merancang konstruksi yang lebih berkelanjutan.

Inovasi Material Konstruksi Berwawasan Lingkungan
Vol 1 No 3 (2026)

Buku ini membahas perkembangan dan penerapan material konstruksi yang dirancang untuk menekan dampak lingkungan tanpa mengorbankan kinerja struktural, durabilitas, dan aspek keselamatan. Fokus utama diarahkan pada strategi pengurangan jejak karbon dan efisiensi sumber daya melalui pemilihan bahan, rekayasa campuran, proses produksi, hingga pengelolaan siklus hidup material pada proyek bangunan dan infrastruktur.


Materi mencakup konsep dasar material ramah lingkungan, pengenalan material rendah emisi (misalnya semen/binder alternatif, beton hijau, serta campuran berbasis bahan tambah), pemanfaatan limbah industri dan domestik sebagai material substitusi, serta inovasi material daur ulang untuk perkerasan jalan dan elemen bangunan. Buku ini juga mengulas teknologi material modern seperti geopolimerself-healing materialsmaterial berbasis serat alamikomposit, serta solusi pelindung untuk meningkatkan ketahanan terhadap korosi, cuaca ekstrem, dan degradasi kimia.


Selain aspek teknis, buku ini menekankan evaluasi keberlanjutan melalui Life Cycle Assessment (LCA), standar dan kriteria green building, uji mutu serta kontrol kualitas, analisis biaya-siklus hidup, dan pertimbangan implementasi di lapangan. Ditujukan bagi mahasiswa teknik sipil/arsitektur, peneliti, kontraktor, konsultan, dan pemangku kebijakan, buku ini menjadi rujukan aplikatif untuk memilih dan merancang material konstruksi yang lebih hijau, efisien, dan siap menghadapi tuntutan pembangunan berkelanjutan.

Pencak Silat
Vol 1 No 3 (2026)



Pencak silat adalah seni bela diri tradisional Nusantara yang memadukan teknik bela diri, olah tubuh, dan nilai-nilai budaya. Gerakannya menekankan kelincahan, keseimbangan, ketepatan langkah, serta pengendalian diri melalui kombinasi pukulan, tendangan, tangkisan, kuncian, dan pola langkah. Selain sebagai olahraga dan pertahanan diri, pencak silat juga berkembang sebagai seni pertunjukan dan sarana pembentukan karakter seperti disiplin, hormat, dan tanggung jawab.



Sociological Anthropological Institutions: The Role Of Midwives In Health Promotion
Vol 1 No 3 (2026)

Sociological Anthropological Institutions: The Role of Midwives in Health Promotion membahas bidan sebagai aktor kunci dalam institusi sosial-kesehatan yang berfungsi sebagai penghubung antara sistem medis formal dan budaya lokal masyarakat. Dalam perspektif sosiologi dan antropologi, bidan tidak hanya menjalankan peran klinis, tetapi juga berfungsi sebagai agen perubahan sosial yang menafsirkan, menegosiasikan, dan mentransmisikan nilai-nilai kesehatan sesuai dengan norma, kepercayaan, dan praktik budaya setempat. Melalui relasi interpersonal yang kuat dengan ibu dan keluarga, bidan membangun kepercayaan, membentuk perilaku hidup sehat, serta memperkuat kesehatan reproduksi dan keluarga secara berkelanjutan.

Paradigma Teknik Sipil dan Realitas Dalam Kehidupan Sehari-hari
Vol 1 No 2 (2025)

Paradigma teknik sipil mencakup prinsip dasar yang mendasari perencanaan, desain, konstruksi, dan pemeliharaan infrastruktur. Di dunia akademik, teknik sipil diajarkan dengan fokus pada teori dan metode yang efisien, berbasis pada standar internasional dan teknologi terbaru. Namun, dalam penerapannya di lapangan, banyak tantangan yang muncul, terutama terkait dengan ketidaksesuaian desain dengan kondisi lokal, keterbatasan sumber daya, dan kurangnya pengawasan. Realitas ini seringkali menghambat proyek konstruksi di Indonesia, terutama di daerah terpencil, di mana faktor sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat lokal sering kali diabaikan. Oleh karena itu, terdapat kesenjangan antara teori yang diajarkan di perguruan tinggi dan kebutuhan praktis di lapangan, yang mengharuskan penerapan solusi yang lebih kontekstual dan berbasis pada kondisi nyata masyarakat.

PENGELOLAAN HIDROLOGI RAMAH KELUARGA
Vol 1 No 2 (2025)

Pengelolaan Hidrologi Ramah Keluarga merupakan pendekatan pengelolaan sumber daya air yang mengintegrasikan teknologi pengolahan air bersih dengan prinsip keselamatan, keterjangkauan, dan keberlanjutan di tingkat rumah tangga. Tujuan utama dari pengelolaan ini adalah untuk memudahkan keluarga dalam mengelola kualitas air yang aman dan sehat, dengan menggunakan teknologi sederhana dan efisien seperti filter biosand, filtrasi membran skala rumah tangga, serta sistem penampungan air hujan. Pendekatan ini tidak hanya efektif dalam meningkatkan kualitas air, tetapi juga dapat diimplementasikan dengan biaya rendah dan perawatan yang mudah, sambil mendukung kesadaran keluarga akan pentingnya pengelolaan air yang berkelanjutan.

Perubahan Komunikasi Tatap Muka: Analisis Komunikasi Interpersonal di Era Media Sosial
Vol 1 No 2 (2025)

Perkembangan media sosial telah mengubah cara individu berinteraksi, beralih dari komunikasi tatap muka ke komunikasi digital yang lebih cepat dan efisien. Meskipun mempermudah interaksi, media sosial mengurangi komunikasi non-verbal seperti ekspresi wajah dan bahasa tubuh, yang memengaruhi kualitas hubungan interpersonal.


Komunikasi di era media sosial sering kali lebih superfisial, dengan risiko miscommunication dan over-communication. Perubahan ini juga berdampak pada kedekatan emosional, norma sosial, dan etika dalam berkomunikasi, serta menciptakan fenomena kecanduan media sosial yang mengganggu kemampuan komunikasi dalam kehidupan nyata.


Secara keseluruhan, meskipun media sosial memiliki keuntungan, perubahan dalam komunikasi tatap muka memerlukan perhatian agar hubungan interpersonal tetap berkualitas.

Analisis Manajemen Konstruksi Berbasis Pendekatan Teologi dan Teknologi
Vol 1 No 1 (2025)

Analisis Manajemen Konstruksi Berbasis Pendekatan Teologi dan Teknologi membahas bagaimana nilai-nilai teologis dan inovasi teknologi modern dapat diintegrasikan untuk meningkatkan efektivitas, etika, dan keberlanjutan dalam manajemen konstruksi. Kajian ini menyoroti peran prinsip moral—seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian lingkungan—serta teknologi seperti BIM, IoT, dan sistem manajemen terintegrasi dalam memperkuat kualitas pengelolaan proyek. Pendekatan ini menawarkan perspektif holistik yang memadukan ketepatan teknis dengan nilai spiritual untuk menghasilkan praktik konstruksi yang lebih etis, efisien, dan berkelanjutan.

Analisis Efektifitas Manajemen Transportasi Umum Terhadap Pertumbuhan Pendapatan Daerah Kabupaten Magetan
Vol 1 No 1 (2025)

Kajian ini memberikan gambaran mengenai bagaimana manajemen transportasi umum berkontribusi terhadap pertumbuhan pendapatan daerah di Kabupaten Magetan. Penelitian menyoroti peran kualitas layanan, efisiensi operasional, dan aksesibilitas dalam mendukung aktivitas ekonomi seperti perdagangan, pariwisata, dan layanan publik. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengelolaan transportasi umum yang baik meningkatkan mobilitas masyarakat, mendorong peningkatan jumlah penumpang, dan menghasilkan tambahan pendapatan bagi daerah. Meskipun demikian, tantangan tetap ada dalam hal kualitas infrastruktur dan keandalan layanan. Kajian ini menekankan pentingnya perbaikan berkelanjutan dan kebijakan transportasi yang berorientasi pada keberlanjutan untuk memperkuat pembangunan ekonomi daerah.

ANALISIS PEMELIHARAAN PERIODIK DAN REKONSTRUKSI JALAN TOL: STUDI KASUS PADA PROYEK SCRAPPING, FILLING, DAN OVERLAY (SFO) PADA RUAS TOL PALIMANAN–KANCI TAHUN 2025
Vol 1 No 1 (2025)

Kajian ini menelaah pelaksanaan pemeliharaan periodik dan rekonstruksi perkerasan pada Ruas Tol Palimanan–Kanci melalui metode Scrapping, Filling, and Overlay (SFO). Analisis difokuskan pada prosedur perencanaan, pelaksanaan konstruksi, serta berbagai tantangan yang muncul di lapangan, termasuk kondisi perkerasan, manajemen lalu lintas, dan koordinasi antar pemangku kepentingan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemilihan metode yang tepat dan perencanaan yang matang berpengaruh signifikan terhadap kinerja proyek, sementara kendala operasional tetap menjadi faktor kritis yang perlu ditangani dengan cermat. Hasil kajian ini memberikan wawasan strategis untuk peningkatan praktik pemeliharaan jalan tol dan penguatan pengelolaan infrastruktur di Indonesia.

ANALISIS PELAKSANAAN PEKERJAAN PENINGKATAN KAPASITAS LAJUR TAHAP 2 PADA RUAS TOL PALIMANAN-KANCI TAHUN 2025
Vol 1 No 1 (2025)

Kajian ini membahas pelaksanaan peningkatan kapasitas lajur tahap kedua pada Ruas Tol Palimanan–Kanci tahun 2025. Analisis difokuskan pada proses perencanaan, metode konstruksi, serta kendala yang muncul selama pekerjaan berlangsung. Peningkatan kapasitas ini bertujuan memperlancar arus lalu lintas dan mengurangi tingkat kemacetan pada koridor strategis tersebut. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perencanaan yang matang dan pemilihan metode kerja yang tepat berperan penting dalam keberhasilan proyek, meskipun tantangan seperti koordinasi lapangan dan manajemen lalu lintas tetap harus diatasi. Hasil kajian ini memberikan rekomendasi strategis untuk peningkatan kinerja proyek infrastruktur serupa di masa mendatang.

Optimasi Gambar Perencanaan sebagai Bahasa Teknis dalam Operasional Lapangan pada Pekerjaan Konstruksi
Vol 1 No 1 (2025)

Gambar perencanaan berfungsi sebagai bahasa teknis yang memandu seluruh aktivitas konstruksi di lapangan. Optimalisasi gambar tersebut—melalui standarisasi simbol, peningkatan detail teknis, serta pemanfaatan teknologi seperti Building Information Modeling (BIM)—dapat meminimalkan kesalahan interpretasi dan meningkatkan efisiensi kerja. Dengan dukungan pelatihan yang memadai bagi pekerja lapangan, gambar perencanaan yang optimal mampu memperlancar koordinasi, meningkatkan akurasi pelaksanaan, dan memastikan mutu hasil konstruksi secara keseluruhan.

Tari sebagai Media Pengembangan Kreativitas dan Motorik Anak Usia Dini
Vol 1 No 1 (2025)

Berikut deskripsi singkat dalam bahasa Indonesia baku:


“Tari sebagai Media Pengembangan Kreativitas dan Motorik Anak Usia Dini”
Tari merupakan media pembelajaran yang efektif untuk menstimulasi kreativitas sekaligus mengembangkan keterampilan motorik anak usia dini. Melalui gerak ritmis, eksplorasi tubuh, dan ekspresi bebas, anak dapat melatih koordinasi, kelincahan, serta kemampuan motorik halus dan kasar. Aktivitas menari juga memberi ruang bagi anak untuk berimajinasi, mencipta gerak baru, dan mengekspresikan emosi secara positif. Dengan demikian, tari berperan penting dalam mendukung perkembangan fisik, kognitif, emosional, dan sosial secara holistik pada masa awal kehidupan.

METODE MATEMATIS PENENTUAN DIMENSI STRUKTUR BANGUNAN
Vol 1 No 1 (2025)

Kajian ini membahas penggunaan berbagai metode matematis untuk menentukan dimensi struktur bangunan secara tepat dan efisien. Melalui pendekatan seperti analisis statis, analisis elastisitas dan kekakuan, analisis dinamis, pemrograman linear, serta penerapan faktor keamanan, perancangan struktur dapat dilakukan dengan lebih akurat. Metode-metode tersebut membantu insinyur dalam memilih dimensi kolom, balok, dan fondasi yang aman, ekonomis, serta sesuai dengan kondisi pembebanan. Pendekatan matematis yang komprehensif menjadi kunci dalam menciptakan struktur bangunan yang andal dan memenuhi standar teknik sipil modern.