PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA “ 10 KOTA BALI BARU “ DI GERBANG IBU KOTA NEGARA BARU BERWAWASAN GLOBAL DAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL

Isi Artikel Utama

sucipto sucipto

Abstrak

Kata kunci: destinasi wisata, 10 Bali Baru, IKN, kearifan lokal, pariwisata berkelanjutan


Pengembangan sektor pariwisata merupakan salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Program “10 Bali Baru” hadir sebagai strategi pemerintah dalam mendiversifikasi destinasi wisata unggulan di Indonesia, sekaligus mengurangi ketimpangan pembangunan antarwilayah. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep dan strategi pengembangan destinasi wisata “10 Bali Baru” yang terintegrasi dengan pembangunan kawasan sekitar Ibu Kota Negara (IKN) baru, dengan pendekatan berwawasan global dan berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap berbagai sumber relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan pengembangan destinasi wisata sangat dipengaruhi oleh sinergi antara potensi alam, budaya, infrastruktur, serta kebijakan yang mendukung keberlanjutan. Integrasi wawasan global dan kearifan lokal menjadi kunci dalam menciptakan daya saing destinasi wisata Indonesia di tingkat internasional.


 

##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.downloads##

##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.noStats##

Rincian Artikel

Bagian

Articles

Referensi

Westoby, R., Gardiner, S., Carter, R., & Scott, N. (2021). Sustainable livelihoods from tourism in the “10 New Balis” in Indonesia. Asia Pacific Journal of Tourism Research, 26, 702 - 716. https://doi.org/10.1080/10941665.2021.1908386

Ramadhan, G., & Kusumah, A. (2022). THE 10 NEW BALI PROJECT IN INDONESIA, REAL OR GIMMICK. JHSS (JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES). https://doi.org/10.33751/jhss.v6i1.4983

Rahayu, D., & Sulistyawati, D. (2021). IMPLIKASI ASEAN TOURISM STRATEGIC PLAN (ATSP) 2016-2025 DALAM PENGEMBANGAN PROJECT TEN NEW BALI’S INDONESIA. **, 6. https://doi.org/10.21111/dauliyah.v6i2.6594

Andrariladchi, H. (2021). Developing Tanjung Kelayang as a new Bali: an analysis of sustainable tourism policy and implementation. **. https://doi.org/10.58837/chula.the.2021.156

Harjillah, K. (2020). DIPLOMASI DIGITAL INDONESIA DALAM MEMPERKENALKAN DESTINASI PARIWISATA 10 BALI BARU. **.

Johana, K., Setiadarma, D., & Wijaya, K. (2020). STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN 10 DESTINASI PARIWISATA PRIORITAS “BALI BARU” DI KEMENTERIAN PARIWISATA REPUBLIK INDONESIA. **, 1, 631-648. https://doi.org/10.31933/jemsi.v1i6.293

Satrya, I., Herdono, I., Kaihatu, T., Karya, D., & Haryono, C. (2025). Strategy to increase visits Indonesia’s five super priority destination. Multidisciplinary Reviews. https://doi.org/10.31893/multirev.2026109

Sitompul, G., Revida, E., Ridho, H., & Irmayani, T. (2022). Relation Model Between the Central Government and Local Goverments in Lake Toba Tourism Development Related to the Implementing Agency of the Lake Toba. Proceedings of the 4th International Conference on Social and Political Development. https://doi.org/10.5220/0011567700003460

Novianti, K. (2021). Maximizing Bali Village Tourism Potential Using Penta-Helix Model. **, 5. https://doi.org/10.23887/ijssb.v5i1.30650

Wirakusuma, R., Gardiner, S., & Coghlan, A. (2024). Overtourism and Tourism Sustainable Management in the Komodo National Park, Indonesia. Tourism Cases. https://doi.org/10.1079/tourism.2024.0026